Transportasi Umum Jabodetabek
Satu panduan untuk seluruh transportasi umum Jabodetabek — berbasis waktu, langsung, dan gratis.
Jabodetabek punya salah satu jaringan transportasi umum paling lengkap di Asia Tenggara, tapi tersebar di banyak operator dan aplikasi berbeda. Transum menyatukan MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, TransJakarta, mikrotrans JakLingko, dan kereta bandara Soekarno-Hatta dalam satu tampilan. Kamu tidak perlu berpindah-pindah aplikasi hanya untuk membandingkan moda mana yang paling cepat, murah, atau paling dekat dengan tujuanmu.
Inti dari Transum adalah papan keberangkatan berbasis waktu. Pilih jalur dan stasiun naik, lalu papan langsung menghitung keberangkatan berikutnya dari jam layanan, headway (jarak antar-kereta atau antar-bus) tiap jalur, serta offset perjalanan antar-stasiun. Karena dihitung dari waktu perangkatmu sendiri, angka yang muncul relevan untuk momen kamu benar-benar berdiri di peron atau halte, bukan sekadar tabel jadwal statis yang harus kamu terjemahkan sendiri.
Tulang punggung rel Jabodetabek adalah KRL Commuter Line, dengan lin Bogor, Cikarang, Rangkasbitung, Tangerang, dan Tanjung Priok yang menjangkau kota-kota penyangga hingga puluhan kilometer dari pusat. Di dalam kota, MRT Jakarta melayani koridor utara–selatan Lebak Bulus Grab–Bundaran HI, LRT Jakarta menghubungkan Velodrome–Pegangsaan Dua, dan LRT Jabodebek menautkan Cibubur serta Bekasi ke Dukuh Atas. TransJakarta menutup sisanya dengan belasan koridor bus rapid transit plus ratusan rute non-BRT dan mikrotrans yang masuk ke gang-gang permukiman.
Soal tarif, tiap moda punya skema sendiri. KRL memakai tarif progresif Rp3.000 untuk 25 km pertama dan Rp1.000 tiap 10 km berikutnya. MRT dan LRT Jabodebek berbasis jarak, sementara TransJakarta dan LRT Jakarta memakai tarif rata (TransJakarta rata Rp3.500, LRT Jakarta rata Rp5.000). Lewat skema JakLingko, perjalanan lintas MRT, LRT, dan TransJakarta bisa dihitung sebagai satu tarif terintegrasi berbasis waktu, sehingga transfer tidak selalu berarti membayar penuh lagi dari nol.
Untuk membayar, kamu tidak butuh tiket kertas. Hampir semua moda menerima kartu uang elektronik bank — Flazz (BCA), e-Money (Mandiri), Brizzi (BRI), dan TapCash (BNI) — di samping kartu dan aplikasi JakLingko. Sebagian besar gerbang tiket juga sudah mendukung pembayaran QRIS lewat aplikasi resmi operator. Pastikan saldo kartumu cukup sebelum masuk gerbang, karena beberapa moda memotong tarif maksimum di awal dan mengembalikan selisihnya saat keluar (tap in dan tap out).
Transum membantu di dua momen penting: sebelum berangkat dan saat berpindah moda. Perencana rute lintas moda mencari kombinasi jalur tercepat dari titik A ke B, lengkap dengan estimasi waktu tempuh termasuk tundaan jam sibuk, panduan transfer di stasiun interkoneksi, dan perkiraan tarif per moda. Papan langsung lalu memastikan kamu tahu persis kapan harus berada di peron. Semua berjalan di browser tanpa perlu memasang aplikasi atau membuat akun.
Perlu diingat, jam operasi, headway, dan tarif bisa berubah sewaktu-waktu karena kebijakan operator, hari libur, atau penyesuaian layanan. Transum menampilkan estimasi berdasarkan data terkini yang kami miliki, tetapi untuk keputusan penting — kereta terakhir malam hari, misalnya — selalu ada baiknya memverifikasi lewat kanal resmi operator terkait sebelum berangkat.
- MRT, LRT Jakarta & Jabodebek, KRL Commuter Line, TransJakarta, mikrotrans, dan kereta bandara dalam satu panduan
- Keberangkatan langsung dihitung dari headway dan jam layanan terkini tiap jalur
- KRL memakai tarif progresif Rp3.000 (25 km pertama) + Rp1.000 tiap 10 km berikutnya
- TransJakarta tarif rata Rp3.500; LRT Jakarta rata Rp5.000; MRT & LRT Jabodebek berbasis jarak
- Skema JakLingko menyatukan tarif MRT + LRT + TransJakarta menjadi satu tarif terintegrasi berbasis waktu
- Pembayaran pakai kartu uang elektronik (Flazz, e-Money, Brizzi, TapCash), kartu/aplikasi JakLingko, atau QRIS
- Perencana rute lintas moda dengan estimasi waktu, panduan transfer, dan perkiraan tarif
- Berjalan di browser — tanpa instalasi aplikasi dan tanpa akun
Iklan
Pertanyaan umum
Apa saja moda transportasi umum di Jabodetabek?
Jabodetabek dilayani MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, bus rapid transit TransJakarta, mikrotrans JakLingko, dan kereta bandara Soekarno-Hatta. Transum menampilkan semuanya dalam satu panduan berbasis waktu.
Bagaimana cara tahu jadwal transportasi umum secara langsung?
Buka papan keberangkatan langsung Transum, pilih jalur dan stasiun naik, lalu lihat waktu kedatangan berikutnya yang dihitung dari jam layanan dan headway saat ini. Angkanya menyesuaikan dengan waktu kamu membuka halaman.
Berapa biaya naik transportasi umum di Jabodetabek?
Bervariasi per moda: KRL mulai Rp3.000 (25 km pertama), TransJakarta rata Rp3.500, LRT Jakarta rata Rp5.000, sedangkan MRT dan LRT Jabodebek berbasis jarak. Estimator tarif Transum memberi perkiraan biaya perjalananmu per moda.
Apakah satu kartu bisa dipakai untuk semua moda?
Sebagian besar moda menerima kartu uang elektronik bank (Flazz, e-Money, Brizzi, TapCash) maupun kartu JakLingko. Lewat JakLingko, tarif MRT, LRT, dan TransJakarta bisa terintegrasi. Banyak gerbang juga sudah mendukung pembayaran QRIS.
Moda apa yang terbaik untuk pergi ke luar kota penyangga seperti Bogor atau Bekasi?
KRL Commuter Line adalah tulang punggung ke kota penyangga: lin Bogor, lin Cikarang, lin Rangkasbitung, dan lin Tangerang menjangkau puluhan kilometer dari pusat. Untuk Cibubur dan Bekasi ke Dukuh Atas, LRT Jabodebek juga jadi alternatif.
Apakah Transum perlu diunduh atau berbayar?
Tidak. Transum berjalan langsung di browser, gratis, tanpa instalasi aplikasi dan tanpa membuat akun. Cukup buka halaman, pilih region dan stasiun, lalu rencanakan perjalananmu.